Minggu, 27 November 2011

MENWA ITU,,,,???

MUHAMMAD YAZAR ZEEN TANJUNG (SUTAN MANTIKO MALENGGANG)


Menwa itu... ? ? ?
Bukan penderitaan tapi pendidikan,
Bukan kelelahan tapi kepuasan,
Bukan kelaparan tapi ketahanan,
Bukan melatih tapi mendidik,
Bukan ketakutan tapi kepatuhan,
Bukan peraturan tapi kedisiplinan,
Bukan penghargaan tapi kebanggaan,
Bukan sendiri tapi mandiri,
Bukan idealis tapi dedikasi dan loyalitas,
Bukan perintah tapi tanggung jawab,
Bukan Uang tapi kehormatan,
Bukan senior tapi figur,
Bukan teman tapi saudara,
Bukan bekerja tapi belajar,
Bukan mengeluh tapi mengerti,
Bukan tentara tapi Resimen Mahasiswa,
Bukan nekad tapi berani,
Bukan sibuk, tapi semangat,
Bukan posko tapi rumah,
BERSAMA KITA BISA,
MEMAJUKAN MENWA TERCINTA . . . ! ! !
BRAVO BARET UNGU.....
KOMANDO....!!!!!!!!!!

DOA AKU...

MUHAMMAD YAZAR ZEEN TANJUNG ( SUTAN MATIKO MALENGGANG )


Kalau dia memang jodohku,
dekatkanlah…
Tapi kalau dia bukan jodohku,
...jodohkanlah…
Dan jika dia tidak berjodoh denganku,
maka jadikanlah kami berjodoh..
Ya Tuhanku,
Kalau dia bukan jodohku,
jangan sampai dia mendapatkan jodoh yang lain,
selain aku seorang…
Kalau dia tidak bisa dijodohkan denganku,
jangan sampai dia mendapatkan jodoh yang lain,
biarinkan dia tidak berjodoh sama seperti aku…
Dan pada saat dia telah tidak memiliki jodoh,
jodohkanlah kami kembali…
Ya Tuhanku,
Kalau dia jodoh orang lain,
putuskanlah! Jodohkanlah dengan ku…
Jika dia tetap menjadi jodoh orang lain,
biarkanlah orang itu bertemu jodoh dengan yang lain
dan kemudian jodohkan kembali dia dengan ku…
Ya Tuhanku,
kabulkanlah doa dan permohonan hambamu ini…
Amin…

doa

Bila telapak tanganmu berkeringat,


Hatimu Dag-Dig-Dug,


Suaramu bagai tersekat dalam tenggorokan….


ITU BUKAN CINTA,TAPI SUKA


Bila kamu menginginkannya karena tau ia akan


berada di sampingmu….


ITU BUKAN CINTA,TETAPI KESEPIAN


Bila kamu menerima pernyataan cinta karena


kamu tidak mau mnyakiti hatinya….


ITU BUKAN CINTA,TETAPI KASIHAN


Bila kamu bersedia memberikan yang kamu suka


demi dia….


ITU BUKAN CINTA,TETAPI KEMURAHAN HATI


Bila kamu suka karena wajahnya,


Lalu kamu merasa bangga dan ingin


memamerkannya pada semua orang….


ITU BUKAN CINTA,TETAPI KEMUJURAN


Bila kamu mengatakan padanya bahwa ia adalah


satu-satunya hal yang ada dalam pikiranmu


dan selalu kamu pikirkan setiap saat….


ITU BUKAN CINTA,TETAPI GOMBAL


KAMU MENCINTAINYA….


Ketika kamu menerima kesalahan dia…


Kekurangan Dia…


Karena kamu tau itu bagian dari kepribadiannya!!


Ketika kamu rela memberikan hatimu…


dan bahkan Kematianmu…


Ketika kamu dan Hatimu tercabik bila ia sedih…


dan berbunga bila ia bahagia…


Ketika kamu menangis untuk kepedihannya,


meskipun dia cukup tegar menghadapinya…


Ketika kamu tidak mempunyai rasa malu untuk


menangis di depannya…


Ketika kamu tertarik pada orang lain tetapi kamu


masih setia bersamanya…


Ketika kamu selalu ingin melihat senyumnya,


bukan tangisnya…


Ketika kamu mau menjadi dirimu sendiri dan mau


menunjukkan sisi burukmu di hadapannya…


Cinta adalah Pengorbanan…


Mencintai adalah membela diri…


Cinta adalah Kematian atas Egoisme dan


Egosentrisme…


Kadang itu menyakitkan, Tetapi itulah harga yang


harus di bayar untuk sebuah kata CINTA….


DOA AKU....

Rabu, 09 November 2011

MAKNA GARUDA

Senin, 21 Maret 2011 - 10:22:27 WIB
Arti Lambang Garuda Indonesia
Diposting oleh : EDVImedia
Dibaca: 5132 kali



Burung Garuda sebagai lambang kebanggaan Indonesia mempunyai makna dan arti yang begitu luas, di dada burung Garuda terdapat 5 (lima) lambang sila dalam PANCASILA.

Dalam upaya merumuskan Pancasila sebagai dasar negara yang resmi, terdapat usulan-usulan pribadi yang dikemukakan dalam Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia yaitu :



*Lima Dasar oleh Muhammad Yamin, yang berpidato pada tanggal 29 Mei 1945. Yamin merumuskan lima dasar sebagai berikut: Peri Kebangsaan, Peri Kemanusiaan, Peri Ketuhanan, Peri Kerakyatan, dan Kesejahteraan Rakyat. Dia menyatakan bahwa      kelima sila yang dirumuskan itu berakar pada sejarah, peradaban, agama, dan hidup ketatanegaraan yang telah lama berkembang di Indonesia. Mohammad Hatta dalam memoarnya meragukan pidato Yamin tersebut.

*Panca Sila oleh Soekarno yang dikemukakan pada tanggal 1 Juni 1945. Sukarno mengemukakan dasar-dasar sebagai berikut: Kebangsaan; Internasionalisme; Mufakat, dasar perwakilan, dasar permusyawaratan; Kesejahteraan; Ketuhanan. Nama   Pancasila itu diucapkan oleh Soekarno dalam pidatonya pada tanggal 1 Juni itu, katanya:

  Sekarang banyaknya prinsip: kebangsaan, internasionalisme, mufakat, kesejahteraan, dan ketuhanan, lima bilangannya. Namanya bukan Panca Dharma, tetapi saya namakan ini dengan petunjuk seorang teman kita ahli bahasa - namanya ialah Pancasila.   Sila artinya azas atau dasar, dan diatas kelima dasar itulah kita mendirikan negara Indonesia, kekal dan abadi.

Setelah Rumusan Pancasila diterima sebagai dasar negara secara resmi beberapa dokumen penetapannya ialah :

    * Rumusan Pertama : Piagam Jakarta (Jakarta Charter) - tanggal 22 Juni 1945

    * Rumusan Kedua : Pembukaan Undang-undang Dasar - tanggal 18 Agustus 1945

    * Rumusan Ketiga : Mukaddimah Konstitusi Republik Indonesia Serikat - tanggal 27 Desember 1949

    * Rumusan Keempat : Mukaddimah Undang-undang Dasar Sementara - tanggal 15 Agustus 1950

    * Rumusan Kelima : Rumusan Kedua yang dijiwai oleh Rumusan Pertama (merujuk Dekrit Presiden 5 Juli 1959)



Lima Sila Pancasila

Pertama Ketuhanan Yang Maha Esa dengan lambang bintang mengartikan bahwa kebhinekaan, keragaman agama di Indonesia merupakan bagian hidup rakyat Indonesia dengan naungan Tuhan Yang Maha Kuasa satu sumber cahaya Allah SWT.



Kedua Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab,  yang mengartikan bahwa masyarakat Indonesia mengakui persamaan derajat, persamaan hak dan persamaan kewajiban antara sesama manusia.

* Saling mencintai sesama manusia.

* Mengembangkan sikap tenggang rasa.

* Tidak semena-mena terhadap orang lain.

* Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan.

* Gemar melakukan kegiatan kemanusiaan.

* Berani membela kebenaran dan keadilan.

* Bangsa Indonesia merasa dirinya sebagai bagian dari masyarakat Dunia Internasional dan dengan itu harus mengembangkan sikap saling hormat-menghormati dan bekerjasama dengan bangsa lain.



Ketiga Persatuan Indonesia

* Menjaga Persatuan dan Kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

* Rela berkorban demi bangsa dan negara.

* Cinta akan Tanah Air.

* Berbangga sebagai bagian dari Indonesia.

* Memajukan pergaulan demi persatuan dan kesatuan bangsa yang ber-Bhinneka Tunggal Ika.



Keempat Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan Perweakilan yang bermakna

* Mengutamakan kepentingan negara dan masyarakat.

* Tidak memaksakan kehendak kepada orang lain.

* Mengutamakan budaya rembug atau musyawarah dalam mengambil keputusan bersama.

* Berrembug atau bermusyawarah sampai mencapai konsensus atau kata mufakat diliputi dengan semangat kekeluargaan.



Kelima Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia Makna sila ini adalah:

* Bersikap adil terhadap sesama.

* Menghormati hak-hak orang lain.

* Menolong sesama.

* Menghargai orang lain.

* Melakukan pekerjaan yang berguna bagi kepentingan umum dan bersama



Sedangkan Makna dari Lambang Garuda Pancasila

* Perisai di tengah melambangkan pertahanan bangsa Indonesia

* Simbol-simbol di dalam perisai masing-masing melambangkan sila-sila dalam Pancasila, yaitu:

* Bintang melambangkan sila Ketuhanan Yang Maha Esa

* Rantai melambangkan sila Kemanusiaan Yang Adil Dan Beradab

* Pohon beringin melambangkan sila Persatuan Indonesia

* Kepala banteng melambangkan sila Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan/Perwakilan

* Padi dan Kapas melambangkan sila Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia

* Warna merah-putih melambangkan warna bendera nasional Indonesia. Merah berarti berani dan putih berarti suci

* Garis hitam tebal yang melintang di dalam perisai melambangkan wilayah Indonesia yang dilintasi Garis Khatulistiwa

* Jumlah bulu melambangkan hari proklamasi kemerdekaan Indonesia (17 Agustus 1945), antara lain:

* Jumlah bulu pada masing-masing sayap berjumlah 17

* Jumlah bulu pada ekor berjumlah 8

* Jumlah bulu di bawah perisai/pangkal ekor berjumlah 19

* Jumlah bulu di leher berjumlah 45

* Pita yg dicengkeram oleh burung garuda bertuliskan semboyan negara Indonesia, yaitu Bhinneka Tunggal Ika yang berarti “berbeda beda, tetapi tetap satu jua”.

Mau Tahu Kenapa baret TNI miring Kekanan ???

TENTARA PAKAI BARET MIRING, MIRING KEMANA ?

BARET,adalah tutup kepala yang berbentuk bulat dan biasanya digunakan oleh tentara atau militer. Coba perhatikan, kemanakah ”miring” nya baret itu?. Ada yang ke kiri dan ke kanan kan? Apakah mereka salah pakai? Lantas posisi manakah yang benar?
Spoiler for koppasus:
Topi baret hanya dikenakan oleh tentara yang memiliki fungsi tempur. Di negara kita, setiap ”angkatan” memiliki pasukan tempurnya, dan warna baretnya masing-masing. Ada Baret Merah milik KOPASSUS, Baret Jingga Milik PASKHAS AU, Baret Hijau milik KOSTRAD, Baret Hitam milik KAVELERI, dan sebagainya.

Semua baret itu dikenakan ”miring” ke kanan, artinya posisi ”emblem” ada di kiri pemakai, dan miring ke kanan.

Tapi coba lihat baret milik POLISI MILITER yang biru muda itu, atau baret biru tua milik BRIMOB, atau milik korps RESERSE, miringya bukan ke kanan tapi ke kiri.

style="margin-bottom: 2px;"> Spoiler for polisi:
Baret yang ”miring” ke kiri adalah baret yang dikenakan oleh pasukan yang memiliki tugas kemanan dan pengamanan serta penegakkan hukum.Sedangkan yang miring kekana artinya pasukan itu adalah pasukan siap tempur.

Ada juga nih pramuka ternyata pramuka yang baretnya miring ke kanan yang artinya pasukan ini adalah pasukan siap tempur.
Menurut sejarah ini dikarenakan pramuka pada saat itu menjadi pasukan cadangan dalam pertempuran.
Spoiler for pramuka:

Mau Tahu Kenapa baret TNI miring Kekanan ???

MUHAMAD YAZAR ZEEN TANJUNG 

TENTARA PAKAI BARET MIRING, MIRING KEMANA ?


BARET,adalah tutup kepala yang berbentuk bulat dan biasanya digunakan oleh tentara atau militer. Coba perhatikan, kemanakah ”miring” nya baret itu?. Ada yang ke kiri dan ke kanan kan? Apakah mereka salah pakai? Lantas posisi manakah yang benar?
Spoiler for koppasus:
Topi baret hanya dikenakan oleh tentara yang memiliki fungsi tempur. Di negara kita, setiap ”angkatan” memiliki pasukan tempurnya, dan warna baretnya masing-masing. Ada Baret Merah milik KOPASSUS, Baret Jingga Milik PASKHAS AU, Baret Hijau milik KOSTRAD, Baret Hitam milik KAVELERI, dan sebagainya.

Semua baret itu dikenakan ”miring” ke kanan, artinya posisi ”emblem” ada di kiri pemakai, dan miring ke kanan.

Tapi coba lihat baret milik POLISI MILITER yang biru muda itu, atau baret biru tua milik BRIMOB, atau milik korps RESERSE, miringya bukan ke kanan tapi ke kiri.

style="margin-bottom: 2px;"> Spoiler for polisi:
Baret yang ”miring” ke kiri adalah baret yang dikenakan oleh pasukan yang memiliki tugas kemanan dan pengamanan serta penegakkan hukum.Sedangkan yang miring kekana artinya pasukan itu adalah pasukan siap tempur.

Ada juga nih pramuka ternyata pramuka yang baretnya miring ke kanan yang artinya pasukan ini adalah pasukan siap tempur.
Menurut sejarah ini dikarenakan pramuka pada saat itu menjadi pasukan cadangan dalam pertempuran.
Spoiler for pramuka:
sumber :http://www.kaskus.us/showthread.php?t=7138169





Dari Sini Sumbernya: http://anaxmuda.blogspot.com/2011/09/mau-tahu-kenapa-baret-tni-miring.html#ixzz1dDtA9vN8